

Lebih dari 30 tahun Pak Mahmud berjuang sebagai pedagang asongan. Di usia senja, beliau masih mengayuh sepeda demi mencari nafkah, sementara sang istri telah empat tahun terbaring akibat stroke.
Belum lama ini, Pak Mahmud mengalami musibah terjatuh ke selokan saat mengayuh sepedanya. Sebuah kejadian yang mengingatkan kita bahwa di balik keseharian yang mungkin terlihat sederhana, ada perjuangan hidup yang tidak mudah.
Selama lebih dari tiga dekade, Pak Mahmud menjalani hari-harinya sebagai pedagang asongan. Dengan sepeda yang dikayuhnya, beliau terus berusaha mencari rezeki demi memenuhi kebutuhan hidup. Meski usia tak lagi muda, tanggung jawab terhadap keluarga membuatnya tetap berjuang.
Namun, perjuangan Pak Mahmud bukan hanya tentang mencari nafkah.
Di rumah, ada sang istri yang telah mengalami stroke selama kurang lebih empat tahun. Kini, istrinya hanya bisa terbaring di tempat tidur dan membutuhkan perhatian serta perawatan setiap hari.
Pak Mahmud memiliki empat orang anak. Tiga di antaranya telah menikah, sementara satu anak lainnya masih tinggal bersama beliau dan sang istri.
Dengan penghasilan yang tidak menentu, Pak Mahmud harus berusaha memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendampingi istrinya yang sedang sakit.
Kita mungkin tidak bisa menghapus semua kesulitan yang beliau hadapi. Namun, kita bisa membantu agar beban itu tidak harus dipikul sendirian.
Sahabat, yuk, sisihkan sebagian rezeki terbaik kita untuk membantu Pak Mahmud.
Mari hadirkan kepedulian bagi seorang lansia yang telah puluhan tahun berjuang mencari nafkah dan kini membutuhkan dukungan untuk keluarganya.
Klik tombol donasi sekarang. Bersama LAZ RYDHA, mari ringankan beban Pak Mahmud dan bantu hadirkan harapan bagi keluarganya.
Semoga setiap kebaikan yang kita berikan menjadi amal saleh dan membawa keberkahan bagi semua. Aamiin.